Rabu, 15 Maret 2017

Biosfer

Tags
Loading...


Biosfer adalah lapisan tempat tinggal mahluk hidup. Biosfer sistem yang mencakup seluruh mahluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungan mereka serta merupakan suatu kesatuan yang utuh. Singkatnya, biosfer merupakan tempat untuk mahluk hidup yang berkaitan dengan keberlangsungan mahluk hidup tersebut. Beberapa istilah dalam lingkup biosfer sebagai berikut.
  • Ekosistem: kumpulan biotik dan abiotik yang hidup bersama membentuk satu kesatuan ekologi
  • Komunitas: kumpulan beberapa populasi dalam suatu wilayah
  • Populasi: kumpulan mahluk hidup yang sejenis dalam suatu wilayah
  • Biotik(mahluk hidup): manusia, hewan, tumbuhan, dan bakteri pengurai
  • Abiotik(benda mati): tanah, air, udara, dan unsur-unsur lain
Persebaran mahluk hidup di permukaan bumi tidak merata. Persebaran ini bergantung pada beberapa faktor sebagai berikut.

  • Perbedaan iklim, berupa suhu, curah hujan, kelembapan, dan angin
  • Keadaan tanah, beberapa humus tanah, ukuran butir tanah(tekstur), tingkat kesuburan, mineral hara, air tanah, dan kandungan udara
  • Tinggi rendahnya permukaan bumi atau ketinggian tempat
  • Tindakan manusia mengubah bentang alam
1. Persebaran Flora di Dunia
a. Bioma hutan hujan tropis
Bioma yang berada di daerah tropis memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan yang paling tinggi, Bioma ini meliputi daerah aliran Sungai Amazon di Amerika Tengah, sebagian besar di Asia Tenggara dan Papua Nugini, serta lembah Kongo di Afrika. Bioma ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
  1. Hujan terjadi sepanjang tahun
  2. Suhu dan kelembapan udara tinggi
  3. Matahari bersinar sepanjang tahun
  4. Terdapat semak belukar, tumbuhan merambat(rotan)
  5. Pohonnya tinggi, besar, dan daunnya selalu hijau sepanjang tahun
  6. Pohonnya rindang, sinar matahari tidak bisa tembus sampai ke tanah 
b. Bioma hutan taiga
Bioma jenis ini didominasi oleh hutan jenis konifer dan pinus yang hidup pada suhu dingin yang ekstrem, seperti Skandinavia, Rusia, Siberia, Alaska, dan Kanada. Bioma ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut
  1. Perbedaan temparatur musim panas dengan musim dingin cukup tinggi. Suhu pada musim dingin sangat rendah
  2. Pertumbuhan tumbuhan terjadi pada musim panas yang berlangsung antara 3-6 bulan
  3. Tumbuhan memiliki daun yang khas, yakni bentuk daunnya menyerupai jarum, sering disebutdengan pohon konifer, contohnya Pinus merkusii(pinus)
  4. Tumbuhan selalu hijau sepanjang tahun
c. Bioma hutan musim
Bioma ini terbagi menjadi dua, yaitu bioma hutan musim tropis dan bioma hutan musim gugur. Bioma hutan musim tropis berada di daerah dengan lintang rendah, sedangkan bioma hutan musim gugur berada di daerah beriklim sedang. Bioma ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
  1. Pohon-pohonnya lebih pendek dan homogen(seragam)
  2. Daunnya rontoh jika tiba musim kemarau 
d. Bioma padang rumput
Bioma ini membentang dari wilayah tropis sampai daerah beriklim sedang. Bioma ini dapat ditemui mulai dari Hungaria, Rusia Selatan, Asi Tengah, Amerika Selatan, dan Australia. Bioma ini memiliki karakteristik sebagai berikut
  1. Curah hujan yang tidak teratur menyebabkan porositas dan drainase kurang baik sehingga tumbuh-tumbuhan sukan mendapatkan air
  2. Setiap daerah memiliki sebutan untuk padang rumput, seperti prairi di Amerika Utara, veldt di Afrika Selatan, stepa di Asuam dan pampas di Amerika Selatan
e. Bioma Gurun
Bioma ini merupakan vegetasi yang hanya dapat tumbuh di daerah gurun pasir. Bioma ini memiliki ciri sebagai berikut.
  1. Curah hujan sangat rendah
  2. Penguapan sangat tinggi
  3. Kelembapan udara rendah
  4. Perbedaan suhu malam dan siang hari sangat tinggi (antara 0-45 Derajat Celcius)
f. Bioma hutan tundra(padang lumut)
Wilayahnya hanya terdapat di belahan bumi utara/di lingkungan Kutub Utara(lumut, rumput, dan darah semak). Bioma ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut
  1. Intensitas cahaya matahari rendah
  2. Musim panas berlangsung selama tiga bulan yang mengakibatkan tumbuhan dapat tumbuh
Berikut ini beberapa jenis tumbuhan berdasarkan tingkat kelembapan.
  1. Xerophyta, yakni tumbuhan yang tahan terhadap kekeringan(misalnya, kaktus)
  2. Mesophyta, tumbuhan yang hidup di daerah lembap(misalnya, anggrek)
  3. Hygrophyta, tumbuhan yang hidup di daerah basah(misalnya, eceng gondok, selada air, dan teratai).
  4. Tropophyta, tumbuhan yang mampu beradaptasi dalam kondisi apa pun
2. Persebaran Fauna Dunia
Fauna di bumi terbagi mejadi enam wilayah berdasarkan perbedaaan dan persamaan karakteristik pada wilayah tersebut. Pembagian fauna tersebut adalah sebagai berikut
  • Neotropik, yaitu wilayah Amerika Selatan dan Amerika Tengah sepanjang pantai Meksiko dengan jenis fauna kungkang, armadilo, taucan, dan tinamous
  • Neartik, yakni fauna wilayah Amerika Utara sampai dataran tinggi Meksiko. Jenis faunanya: antelop bertandung cabang tiga, praire dog, kalkun, burung biru, dan junko
  • Paleratik, yaitu wilayah Eropa, Asia, Afrika(kambing, rusa, sapi, dll)
  • Ethiopia, yaitu wilayah Afrika Selatan, Sahara, Malagasi dan Madagaska(jerapah, gorila, dan gajah afrika)
  • Oriental, yaitu wilayah India dan Indonesia(gajah, orangutan, dan harimau)
  • Australis, yaitu wilayah Australia dan Selandia Baru(Kanguru dan beruang) 
3. Persebaran Flora Indonesia
Persebaran flora atau tumbuhan di Indonesia terutama dipengaruhi oleh faktor temperatur dan curah hujan. Berdasarkan curah hujan, persebaran flora di Indonesia dibedakan menjadi sebagai berikut.
  • Hutan hujan tropis, terdapat pulau Sumatra, Kalimantan, dan Papua yang banyak mendapatkan hujan
  • Hutan musim, dan banyak ditemui di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat dipengaruhi oleh iklim musim. Hutan musim sering juga disebut dengan hutan homogen karena jenis tumbuhannya seragam
  • Hutan sabana dan stepa, terdapat di Nusa Tenggara yang memiliki curah hujan rendah, Sabana dan stepa merupakan padang rumput yang diselingi dengan pohon-pohon rendah. Bioma ini sangat berguna untuk peternakan sapi dan kuda
  • Hutan bakau, hutan yang terdapat di dataran rendah dan pantai yang berlumpur, seperti pantai utara Jawa, pantai Kalimantan, pantai timur Sumatra, dan pantai selatan papua
4. Persebaran Fauna di Indonesia
Persebaran fauna di Indonesia tidak terlepas dari daerah sejarah geologi, kondisi iklim masa lalu, susunan atau bentuk benua-benua, dan hubungan ekologis masa lalu dan sekarang. Wilayah persebaran fauna Indonsia dapat dibagi menjad beberapa bagian sebagai berikut.

  • Wilayah fauna Indonesia bagian barat (Asiatis), terdapat di Pulau Sematra, Jawa, dan Kalimantan. Hewan-hewan yang terdapat di daearah ini mirip dengan daerah Asia atau Oriental, antara lain gajah, beruang, banteng, dan badak
  • Wilayah fauna Indonesia bagian tengah(peralihan), dinamakan juga zona Wallace karena terleka di antara garis Wallace (sebelah barat) dan garis Weber (sebelah timur), Wilayah ini mulai dari Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Kepulaun Maluku. Fauna yang endemik di zona wallace antara lain anoa, babirusa, burung maleo, dan komodo
  • Wilayah fauna Indonesia bagian timur(Australis), dibatasi oleh garis Weber dan terdapat di Pulau Papua, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Laut Timor. Jenis fauna yang terdapat di wilayah ini antara lain buaya, air tawar, katak pohon, landak semut, kuskus, kanguru pohon (walabi), burung kasuari dan burung cendrawasih

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon