Jumat, 10 Maret 2017

All About Jurusan Kesehatan Masyarakat

 
Sering orang bertanya, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat itu belajar apa? Lulusannya gimana ya? Apa bedanya sama dokter? Pertanyaan-pertanyaan ini sering banget dilontarkan oleh orang-orang yang baru dengar frase “Kesehatan Masyarakat”. Jadi, kalau katanya Winslow, kesehatan masyarakat adalah ilmu dan seni untuk mencegah penyakit, memperpanjang masa hidup dan meningkatkan derajat kesehatan melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat untuk:

a) perbaikan sanitasi lingkungan
b) pemberantasan penyakit menular
c) pendidikan untuk kebersihan perorangan
d) pengorganisasian pelayanan-pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosis dini dan pengobatan
e) pengembangan rekayasa sosial untuk menjamin setiap orang terpenuhi kehidupan yang layak dalam memelihara kesehatannya.

Kesehatan masyarakat adalah perpaduan ilmu yang sifatnya ilmiah dan seni dalam melakukan pendekatan pada masyarakat untuk mencegah penyakit agar tidak banyak orang yang sakit dan memiliki masa hidup yang panjang sehingga meningkatkan derajat kesehatan di suatu negara.
Dalam perkuliahan, mahasiswa kesehatan masyarakat akan belajar mengenai banyak hal. Mulai dari ilmu medis hingga bukan medis. Mahasiswa kesehatan masyarakat akan belajar anatomi, fisiologi, parasitologi, dan mikrobiologi. Ini adalah ilmu wajib yang harus dipelajari lebih dalam oleh mahasiswa kesehatan masyarakat. Tujuannya, agar kita paham apa akar masalah timbulnya suatu penyakit dan bagaimana cara mencegahnya. Mempelajari hal ini juga penting sebagai acuan kita dalam membuat materi promosi kesehatan kepada masyarakat. Ilmu-ilmu tersebut dipelajari oleh semua mahasiswa rumpun ilmu kesehatan lain seperti kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, ataupun keperawatan.

Selain itu, mahasiswa kesehatan masyarakat juga akan belajar mengenai ilmu epidemiologi. Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari dan menghitung besaran distribusi penyakit di suatu wilayah. Istilah sistem surveilans penyakit, bentuk menghitungnya juga akan dipelajari di perkuliahan ini. Kemudian, mahasiswa kesehatan masyarakat juga akan belajar mengenai biostatistik. Biostatistik yang dimaksud adalah ilmu statistik dalam bidang kesehatan. belajar mengestimasi, menghitung peluang. Mirip seperti statistika pada pelajaran matematika tapi lebih dalam lagi. Selanjutnya belajar penyakit berbasis lingkungan dan juga manajemen kebijakan kesehatan.

Nah sekarang saya akan mengerucut membahas kesehatan masyarakat di FKM UI ya hehe.
Di  semester V, kita dapat memilih perkuliahan yang lebih kompleks dan dalam sesuai dengan minat kita. Di FKM UI sendiri ada 3 jurusan, 7 departemen dan 7 peminatan (untuk mahasiswa yang memilih jurusan kesehatan masyarakat). Berikut akan saya bedah 7 departemen di FKM UI yang di setiap departemennya  mempelajari hal yang berbeda-beda:

A. Biostatistik 
Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, kalau biostatistik itu belajar mengenai statistik untuk kesehatan. Membuat tools untuk menghitung kondisi kesehatan secara kuantitatif. Selain itu, mahasiswa yang ambil peminatan biostatistik di semester 5 juga akan belajar bagaimana data kesehatan secara statistik itu dipergunakan untuk mengambil kebijakan. Nah dari angka – angka yang super menakjubkan itu, mahasiswa fkm juga diharapkan bisa membuat informasi kesehatannya bisa dalam bentuk infografis, software kesehatan (macam data RS online, puskesmas online, dsb). Untuk mahasiswa yang mengambil peminatan ini, berpeluang banget untuk bekerja dibidang pengolahan dan pusat data kesehatan negara seperti di BKKBN, Kementerian Kesehatan, research institutes, ataupun BPS.
B. Epidemiologi 
Singkat cerita, epidemiologi adalah ilmu yang belajar mengenai distribusi penyakit, frekuensi penyebaran penyakit, dan juga faktor determinan yang mempengaruhi distribusi dan frekuensi penyakit di populasi. Untuk tahu distribusi dan faktor resikonya, mahasiswa departemen ini akan dibekali pemahaman mengenai desain penelitian yang beragam. Seperti penyakit menular dan tidak menular, ternyata untuk mengetahui distribusi dan faktor resikonya dalam satu populasi diperlukan ilmu epidemiologi yang khusus. Untuk mahasiswa lulusan peminatan epidemiologi, sebenarnya bisa mengabdi di berbagai institusi terutama yang berfokus pada penelitian penyakit seperti Yayasan Pelita Ilmu, Yayasan Kes Perempuan, PKBI, World Vision, Plan International, dsb.
 C. Kesehatan keselamatan kerja 
Kumpulan pekerja merupakan komunitas yang ada pada lingkungan kerja. Mereka banyak beraktivitas di tempat kerja setiap harinya. Ditempat kerja ini, banyak sekali risiko yang bisa berdampak pada kesehatan pekerja. Oleh sebab itu, mahasiswa kesehatan masyarakat juga perlu untuk bisa memberikan promosi kesehatan, budaya kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Untuk dapat memberikan promosi kesehatan yang tepat dengan pekerja, diperlukan kemampuan untuk dapat menghitung dan mengendalikan risiko pekerja. Hasilnya dapat diaplikasikan di lapangan kerja dalam bentuk regulasi kantor ataupun perilaku. Untuk mahasiswa lulusan K3, biasanya bekerja di perusahaan/ industri/ pabrik dalam bidang Health and Safety Environment mulai dari perusahaan pertambangan hingga perusahaan farmasi, makanan, ataupun tekstil.
D. Kesehatan lingkungan 
Departemen kesehatan lingkungan adalah departemen yang fokus dalam dampak lingkungan pada kesehatan manusia. Biasanya, mahasiswa di departemen ini akan belajar mengenai penyebaran penyakit yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, seperti TBC, DBD, dsb, juga mempelajari tentang sanitasi lingkungan di tempat makan dan pengaruhnya dengan kualitas makanan. Selain itu, mahasiswa kesehatan lingkungan juga belajar bagaimana pengelolaan limbah yang baik itu supaya tidak berdampak pada kesehatan masyarakat di sekitarnya. Jadi, ranah kerja lulusan kesehatan lingkungan juga beragam. Bisa di indusri makanan, oil and gas atau kalau misalnya departemen HSE mereka dipisah, lulusan ini bisa bekerja di kementerian lingkungan hidup, atau di international organization lainnya. 
E. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku 
Mahasiswa di peminatan ini adalah orang-orang yang jago banget untuk membuat metode penyuluhan dan promosi kesehatan. Mereka belajar mengenai pendekatan kepada masyarakat, psikologi dasar, dan juga penyusunan kurikulum hingga monitoring evaluasi. Buat kamu yang suka dengan bidang kesehatan dan punya kreativitas yang tinggi, pas banget untuk bisa masuk di peminatan ini. Lulusan peminatan ini akan banyak mempromosikan kesehatan secara langsung atau pun melalui media.
F. Administrasi kebijakan kesehatan 
Menurut saya, departemen ini adalah yang paling beragam pelajarannya. Departemen ini fokus dalam hal administrasi, manajemen dan juga kebijakan kesehatan secara luas dan memiliki 3 peminatan yaitu manajemen rumah sakit, manajemen pelayanan kesehatan, dan juga manajemen asuransi kesehatan. Let me tell you more :D Manajemen rumah sakit, di peminatan ini kita akan belajar bagaimana mengelola sebuah institusi rumah sakit. Dengan pendekatan sistem, kita harus bisa mengatur input proses dan juga output sebuah rumah sakit. Mulai dari SDM yang bekerja, sistem informasi, regulasi, pemasaran, pengelolaan keuangan, dan juga mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit itu sendiri. Bagusnya, lulusan MRS ini akan mengelola RS di Indonesia dengan baik J
Manajemen pelayanan kesehatan, mahasiswa yang concern dengan sistem kesehatan suatu negara pas banget kalau masuk peminatan ini. Disini, kita akan belajar mengenai kebijakan kesehatan yang tepat sesuai kondisi negara, ekonomi kesehatan dimana kesehatan yang dipandang secara ekonomi, perhitungan distribusi tenaga kesehatan beserta fasilitas pelayanannya, manajemen keuangan bidang kesehatan dan juga manajemen program kesehatan di Indonesia. Selain itu, mahasiswa di peminatan manajemen pelayanan kesehatan juga perlu mengetahui mengenai persoalan pelayanan kesehatan kepada pasien yang tidak dapat ditangani oleh pengadilan. Kalau lulusan MPK ini, super strategis ranah kerjanya. Insya Allah dimana aja bisa, mulai dari pusat penelitian kebijakan kesehatan hingga praktisi program juga bisa, mulai dari puskesmas, Dinas Kesehatan, Kementerian Kesehatan, NGO, hingga DPR komisi IX bidang kesehatan, konsultan. Manajemen asuransi kesehatan, peminatan yang ini khusus sekali belajar mengenai asuransi kesehatan di Indonesia. Mulai dari asuransi yang termasuk jaminan sosial ataupun asuransi komersil biasa. Mahasiswa di peminatan ini yang paling ahli dalam menghitung iuran para peserta asuransi yang biasa dibayar per bulan itu.

G. Gizi 
Nah kalau Ilmu Gizi ini bukan peminatan, tapi jurusan di FKM UI. Jadi dari masa ujian masuk, sudah bisa memilih jurusan ini. Gizi di FKM UI juga masih dalam tahap perkembangan ilmu. Kita akan belajar mengenai anatomi, fisiologi, parasitologi, kandungan gizi pada makanan, biokimia, dan banyak lagi ilmu tentang gizi. Nanti, teman-teman akan diberikan pengetahuan mengenai gizi secara klinis yang untuk pasien-pasien di RS, gizi institusi di catering, dan juga gizi masyarakat karena ilmu gizi masuk dalam fakultas kesehatan masyarakat, jadi pasti sasarannya masyarakat juga. Diharapkan, lulusan ilmu gizi ini menjadi ahli gizi yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan gizi di Indonesia seperti masalah stunting, kwashiorkor, gizi buruk, dan juga perilaku manusia yang mempengaruhi asupan gizinya. 
Because, Public Health is loving the people. 
—Ascobat Gani

Oleh
Euis Ratna Sari
Health Care Management 2011, Universitas Indonesia

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon