Sabtu, 18 Maret 2017

Alasan Medan disebut Paris van Sumatra

Loading...


Paris, ibukota Prancis, tersohor sebagai ratu darataan Eropa karena peradaban dan kebudayaannya. Jika Bandung diidentikan sebagai Paris van Java, kota Medan digadang-gadang sebagai Parisnya-nya Sumatra. Ungkapan Paris van Sumatra dipopulerkan orang-orang Belanda penguasa perkebunan tembakau Deli, Sumatra Timur, sejak akhir abad ke-19 sampai pertengahan abad ke-20. Ditangan mereka, Medan -ibukota perkebunan tembakau Deli-yang semulanya rawa-rawa disulap menjadi kota berperadaban dengan gedung-gedung bergaya Eropa.

Penamaan Paris van Sumatra tak terlepas dari suasana persaingan antara Belanda dan Inggris telah membangun Pulau Pinang dan Singapura -koloninya di Semananjung Malaya-sebagai simbol kesuksesan kolonial. Demi gengsi dan citra, para taipan tembakau Belanda melakukan hal yang sama terhadap kota Meda. "Nama Paris van Java cendrung menunjuk pada gaya hidup dan segala keberhasilan pengusaha onderneming. Sehingga, pada mulanya nama ini adalah milik para elite onderneming tembakau, " tulis Alexander Avan dalam Parijs van Soematra.

sumber majalah Historia 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon