Minggu, 30 Oktober 2016

Revolusi Amerika(1775-1783)


A. Pendahuluan
Sejarah tentang Amerika dimulai pertama kali ketika Christopher Colombus datang di benua tersebut pada tahun 1492, dengan menggunakan tiga kapal. Setelah kedatangan Colombus,  pada awal abad ke-16 seorang navigator dan pedagang Florence, Italia yang bernama Amerigo Vespucci tiba di Amerika. Kedatangan Vespucci menyadarkan banyak orang Eropa, bahwa daerah yang mereka datangi tersebut sebenarnya merupakan daerah baru yang belum pernah dikunjungi oleh orang-orang Eropa sebelumnya. Pada tahun tahun selanjutnya setelah kedatangan kedua pelaut  tersebut, maka dimulailah gelombang migrasi orang-orang Eropa ke Benua Amerika. Orang-orang Inggris dan Perancis pada umumnya banyak menetap di Amerika Utara, sedangkan orang-orang Portugis dan Spanyol banyak mendirikan koloni di Amerika Selatan.

B. Pembentukan koloni-koloni baru di Amerika Utara  
Perpindahan berbagai bangsa di Eropa ke Benua Amerika didorong oleh banyak motivasi, diantaranya adalah adanya harapan bagi mereka untuk dapat menjalankan agama mereka (Protestan) secara bebas tanpa ada tekanan dari penguasa, penguasa Eropa pada umumnya merupakan penganut Katolik. Di benua baru tersebut kaum koloni sebutan bagi para imigran Eropa melaksanakan ajaran agama dan norma-norma Protestan secara ketat sehingga mereka disebut juga sebagai kaum puritan 
Setelah jumlah para pedagang semakin besar, maka mereka mulai mendirikan koloni-koloni baru , koloni baru yang mereka didirikan terlepas dari campur tangan pemerintah Inggris. Koloni-koloni yang ada dalam pendiriannya sangat berciri otonom. Beberapa koloni itu antara lain koloni Virginia koloni Maryland, koloni Pennsylvania,  koloni New England,  koloni New York, dan sebagainya. sampai menjelang Revolusi Amerika tahun 1776,  telah membentuk 13 koloni di Amerika Utara yang nantinya akan menjadi Perintis revolusi dan membentuk negara Amerika Serikat

C. Latar belakang revolusi Amerika Serikat
1. Perang tujuh  tahun 1756-1763 
Persaingan memperebutkan wilayah wilayah baru di Amerika Utara menyebabkan munculnya persengketaan antara Inggris dan Perancis.  Puncaknya terjadi pada tahun 1756 ketika terjadi perang tujuh tahun antara keduanya. Pada tahun 1763 perang baru berakhir setelah Perancis mengalami kekalahan. Setelah itu Perancis dan Inggris menandatangani perjanjian Paris yang berdampak kepada semakin kuatnya dominasi Inggris di kawasan Amerika Utara, selain di Asia Selatan. 
2. Pemberlakuan pajak Pajak terhadap bangsa Amerika oleh Inggris  
  • Sugar Act (undang-undang gula, 1764) pajak terhadap setiap impor gula kaum koloni Amerika
  • Stampt Act (undang-undang materai, 1765) pemberlakuan bawa materia terhadap segala dokumen resmi yang dikeluarkan koloni Amerika.
  • Townsend Act(undang-undang tawnsend) yaitu pemberlakuan pajak terhadap timah, cat, gelas ,dan kertas.
  • Tea Act (undang-undang teh, 1773) yaitu aturan monopoli teh isi yang mengharuskan kaum koloni membeli teh hanya kepada EIC(Kongsi dagang Inggris)
D. Revolusi dan perang kemerdekaan Amerika.
1.  Reaksi atas perlakuan pajak-pajak
Penolakan kaum koloni terhadap pajak pajak Inggris makin bersifat radikal.  Kelompok paling keras dalam melaksanakan propaganda penolakan pajak adalah kelompok sons of Liberty pimpinan Samuel Adam. Tindakan kelompok tersebut yang paling terkenal adalah pemboikotan terhadap Teh Teh Inggris dengan melakukan pembuangan muatan teh yang diangkut oleh kapal yang sedang Merapat di pelabuhan Boston. Peristiwa yang terjadi pada 16 desember 1773 dan kemudian dinamakan the Boston tea party tersebutlah menjadi pemicu terjadinya Revolusi Amerika. 
2.  Kongres kaum koloni Amerika
Peristiwa yang terjadi di atas mendorong Raja George III sebagai raja Inggris Mulai mengambil tindakan tindakan keras. Pemerintah Inggris mengirimkan pasukan ke daerah daerah koloni Amerika memaksa mereka untuk membayar pajak dan menghentikan pemberontakan dalam upayanya pasukan Inggris terlibat bentrok senjata dengan kaum koloni Amerika di desa Lexington dan Concord Raid (tetapi ketika perang pertama antara koloni Amerika dan Inggris terjadi, kaum koloni belum memiliki pikiran untuk mendirikan suatu negara). Sebagai reaksi terhadap pertempuran tersebut, maka pada bulan Oktober 1774 diadakan pertemuan bersama 13 koloni di Philadelphia. Pertemuan yang kemudian dikenal dengan nama kongres I itu menghasilkan beberapa kebulatan tekad, yaitu:
  • Menghentikan segala hubungan dagang dengan Inggris sampai dihapuskannya pajak-pajak yang menindas kaum koloni Amerika.
  • Menyerukan segenap kaum koloni untuk mempersiapkan diri menyongsong perang.
Pada kongres pertama tersebut kaum koloni belum membicarakan mengenai kemerdekaan Amerika, dan belum memiliki kejelasan sikap tentang motivasi peperangan mereka melawan Pemerintah Inggris. Maka pada tahun 1775 diadakan Kongres kedua dengan keputusan kongres atas nama 13 koloni menyatakan sikap tidak lagi mengakui wewenang parlemen Inggris atas kaum koloni Amerika. Pada kongres kongres itu kaum koloni belum membicarakan mengenai kemerdekaan mereka bertempur melawan tentara Inggris karena mereka merasa tertindas oleh aturan-aturan Inggris , akan tetapi hal ini berubah setelah pada tahun 1776 orang Amerika membaca buku Thomas paine common sense.
Pada pada bulan Juli 1776 diadakan Kongres ketiga dengan keputusan sebagai berikut pendeklarasian kemerdekaan (Declaration of independence) pada 4 Juli 1776 yang sekaligus menandai berdirinya negara Amerika Serikat. Deklarasi yang disusun oleh Thomas Jefferson, Benjamin Franklin, dan John Adams tersebut kemudian dibacakan dihadapan rakyat koloni di lapangan state house.
Pendeklarasian kemerdekaan Amerika segera mengundang reaksi hebat dari Inggris,  yang lalu terjadilah perang kemerdekaan Amerika. Dalam perang kemerdekaan, Amerika mendapat bantuan dari pasukan Perancis dibawah Jendral Lafayette,  selain Perancis Spanyol juga ikut membantu. Pada tahun 1783 setelah melalui pertempuran Yorktown pasukan Amerika Serikat di bawah pimpinan George Washington berhasil mengalahkan jendral Cornwallis yang memimpin seluruh tentara Inggris di Amerika beserta 7000 pasukannya pada 19 Oktober 1781.  Akhirnya pada 3 September 1783 ditandatangani perjanjian Paris yang isinya Inggris mengakui kemerdekaan Amerika Serikat tetapi Kanada tetap di bawah Inggris

E. Upaya menyusun pemerintahan
1.  Declaration of independence 1776 dokumen ini merupakan sumber pertama pemerintah Amerika Serikat mengenai Pengakuan hak asasi manusia yang menyangkut tentang:
  • hak hidup
  • hak kemerdekaan
  • hak kebebasan
  • hak mendapatkan kebahagiaan
2. Articles of confederation undang-undang negara serikat yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan pemerintahan sampai konstitusi Amerika Serikat terbentuk. undang-undang tersebut juga mengatur hubungan antara negara bagian dan kongres yang bertindak sebagai penyelenggara pemerintahan atau pemerintah pusat.
3. Constitution of United State of America undang-undang konstitusi Amerika Serikat yang disusun oleh James Madison dengan lampiran 12 amandemen
4. Bill of Rights amandemen dari konstitusi Amerika Serikat yang memuat tentang pengakuan terhadap hak-hak warga negara dan negara-negara bagian

F. Pengaruh Revolusi Amerika
Revolusi Amerika yang berlangsung selama 7 tahun telah memberikan pengaruh besar sebagai berikut:
  • munculnya sebuah negara baru yang memiliki pengaruh yang luas bagi dunia. Banyak peristiwa-peristiwa penting dunia yang tidak terlepas dari pengaruh Amerika Serikat .
  • Berkembangnya paham liberalisme dan pemikiran demokrasi, yang kemudian menjadi pendorong terjadinya Revolusi Perancis.
  • Paham liberalisme yang berkembang di Amerika Serikat juga menjadi pendorong Semangat Kemerdekaan rakyat Amerika Latin di bawah pimpinan Simon bolivar dan Jose De San Martin untuk melepaskan diri dari kekuasaan Spanyol
Pelengkap: Soal dan Pembahasan Revolusi Amerika klik disini
Materi sejarah lainnya:
  1. Pengantar Sejarah disini disini
  2. Zaman Hindu-Budha di Indonesia disini 
  3. Sejarah Islam di Indonesia disini 
  4. Politik Kolonial Abad ke 19 disini 
  5. Perlawanan Kolonialisme barat disini 
  6. Pergerakan Nasional disini 
  7. Pendudukan Jepang disini
  8. Masa Revolusi mempertahankan kemerdekaan disini
  9. Masa demokrasi liberal disini
  10. Ancaman distegrasi bangsa disini
  11. Era Demokrasi Terpimpin Indonesia klik disini
  12. Masa Orde Baru klik disini
  13. Masa Reformasi klik disini 
  14. Peradaban kuno dunia disini
  15. Sejarah Perkembangan Pemikiran Eropa disini 
  16. Latar Belakang Penjelahan Samudra Bangsa Eropa disini 
  17. Revolusi Industri disini 
  18. Revolusi Prancis disini 
  19. Nasionalisme Bangsa Asia-Afrika disini 
  20. Perang Dunia I dan II disini 
  21. Perang Dingin disini
  22. Kerjsa sama global dan regional disini
  23. Peristiwa Mutakhir disini

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon