Sabtu, 02 Juli 2016

6 Pioner Penerbangan yang Jarang Dikenal


Kita semua pasti pernah mendengar nama Charles Lindbergh, Louis Bleriot, Amelia Earhart dan Wright Bersaudara, namun awal sejarah perkembangan penerbangan juga diwarnai peran dari tokoh-tokoh yang kurang popular yang menghabiskan waktu dan energi mereka untuk mencetak sejarah penerbangan serta mengembangkan teknologi penerbangan. Meskipun mereka terkenal pada masanya, banyak dari mereka terlupakan bahkan hilang dari sejarah. Berikut ini kami menghimpun enam pioneer dalam dunia penerbangan.

Sir George Cayley

sumber ; www.wright-brothers.org


Impian menerbangkan manusia telah ada sejak zaman dahulu, namun penguasaan prinsip aerodinamika dan penemuan desain pesawat belum ditemukan hingga dicetuskan seorang polymath asal Inggris yakni George Cayley tahun 1799, pria yang dikenal sebagai “Bapak Aviasi” ini menggambar sebuah desain pesawat yang terdiri dari struktur sayap permanen dengan mekanisme berbeda antara sayap dan pengendali. Ia menyempurnakan karya miliknya tahun 1804, namun karya terbesarnya tercipta tahun 1853 ketika sebuah pesawat peluncur terbang di langit Scarborough di Inggris bersama awak lain. Meskipun dirinya meninggal tahun 1854, namun karya miliknya tetap dikembangkan oleh banyak ilmuan lain seperti Wright Brothers yang mengembangkan pesawat mereka berdasarkan model miliknya.\

Otto Lilienthal

sumber : www.lilienthal-museum.de


Otto Lilienthal performing one of his gliding experiments. (Credit: Public Domain)
Selama tahun 1891 hingga 1896, ia telah menciptakan 16 desain pesawat terbang dan membuat 2000 kali percobaan penerbangn yang berhasil dilakukan di wilayah Berlin dan sekitarnya. Meskipun karya yang dibuatnya adalah sebuah monoplane tanpa mesin, namun hal tersebut merupakan pencapaian luar biasa dalam impiannya menerbangkan manusia. Percaobaannya yang didokumentasikan dengan baik adalah penerbangan sejauh 800 kaki yang menjadikan impiannya mungkin dan bukanlah hayalan. Foto dari “Raja Penerbangan” tersebar di seluruh dunia, menginspirasi generasi muda untuk di dunia penerbangan. “Tidak ada yang bisa membuat generasi muda terinspirasi selain dirinya,” kata Wilbur Wright. Sayangnya, dirinya tidak dapat melihat impiannya terwujud. Saat penerbangannya tanggal 9 Agustus 1896, ia jatuh dari ketinggian 50 kaki dalam kecelakaan penerbangannya dan meninggal sehari berikutnya.

Alberto Santos-Dumont

sumber : likesuccess.com


Selama tingggal di Paris di awal abad ke-20, Alberto Santos-Dumont mengukir seharah sebagai penerbang pertama di dunia. Dengan dana dari usaha perkebunan kopi keluarganya, ia menciptakan balon udara dan mendesain motor balon udara. Ia memenangkan piala penghargaaan pencipta karena dengan sukses menerbangkan kapal udara di sekeliling menara Eiffel tahun 1901 dan nantinya menggunakan kecemerlangan bidang mekaniknya untuk membuat lebih dari selusin model kapal udara lain. Karyanya juga disandarkan di menara di kota paris sebagai restoran dan took.  Setelah menguasai teknik pembuatan kapal udara, ia mulai mengembangkan pesawat terbang. Tahun 1906, ia menyelesaikan penerbangan umum pertama di Eropa disaat ia membuat desain mesin “14-bis.” Ia lalu kembali tahun 1909 dengan karyanya “Demoiselle” (Capung). Di balik karyanya yang bermanfaat, dirinya juga miris bahwa ciptaannya tersebut digunakan sebagai alat pembunuh dalam Perang Dunia I hingga ia mengalami gangguan jiwa, beberapa tahun setelah dalam penahanan rumah sakit, ia bunuh diri tahun 1932. Meskipun karyanya tidak dikenal luas di Amerika, namun ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional Brasil.


Glenn Hammond Curtiss

sumber : en.wikipedia.org


Glenn Curtiss telah menjadi pria tercepat di bumi bahkan sebelum dirinya memiloti sebuah pesawat. Pengusaha sepeda dan mesin ini telah mengendarai sepeda motor tercepat dunia dengan 136 mil per jam menggunakan motor bermesin V8 tahun 1907. Di tahun yang sama, ia bergabung dengan Asosiasi Pengembangan Perbangan dan mulai melakukan pengembangan menciptakan pesawat. Penerbangan sejauh 50km tahun 1908 membuat dirinya sebagai rival utama Wright Bersaudara dan ia mencetak seharah tahun 1910 dengan memiloti pesawat “Hudson Flyer” sejauh 150 mil dari Albany ke Manhattan yang memecahkan rekor. Curtis nantinya membuat 500 penemuan selama menjadi pemilik perusahaannya. Ia kemudian digelari “Bapak Aviasi Angkatan Laut” karena mendesain kapal yang dapat terbang dan menjadi pioneer pesawat yang dapat terbang dan mendarat dari kapal. Kapal terbang dan JN-4 menjadi armada tama angkatan udara Amerka dalam Perang Dunia I. tahun 1919, ketika Curtiss NC-4 yakni kapal terbang yang terbang melintasi Samudera Atlantik. Pencapaian tersebut dilakukan delapan tahun sebelum Charles Lindbergh membuat penerbangannya yang terkenal dari New York menuju Paris.


Bessie Coleman

sumber : en.wikipedia.org


Elizabeth “Bessie” Coleman pertama kali mengembangkan pesawat setelah mendengar kisah pilot Perang Dunia I. ketika sekolah penerbangan Amerika menolak dirinya karena persoalan gender dan ras, ia pergi menuju Perancis dan belajar di sekolah penerbangan Caudron bersaudara dan kembali dengan ijazah penerbang. Setelah pelatihan intensif di Jerman, Paris dan Belanda, ia kembali ke Amerika tahun 1922 dan memulai kariernya sebagai pilot atraksi. Dengan pengahsilan dari pekerjaannya yang berbahaya tersebut, ia mulai mendirikan sekolah penerbangan untuk warga kulit hitam Amerika, namun kariernya berakhir tragis tahun 1926 ketika terjadi kecelakaan dalam atraksinya.


Wiley Post

sumber : blog.nasm.si.edu


Meskipun apa yang dicapainya dalam dunia penerbangan besar, namun penduduk Oklahoma tidak pernah dihargai seperti jasa Amelia Earheart atau Charles Lindbergh. Biografi yang ditemukan berisi dirinya bahkan berjudul  “Elang yang terlupakan.” Ia memulai kariernya di dunia penerbangan sebagai penerjun paying dan pilot atraksi. Kiprahnya dalam dunia penerbangan hamper berakhir tahun 1926 ketika kecelakaan yang mengorbankan pengelihatan mata kirinya, bahkan ia menggunakan uang asuransinya untuk membeli pesawat pribadi. Ia memenangkan perlombaan udara dengan rute Los Angeles-Chicago tahun 1930 dan setahun berikutnya ia bersama navigator Harold Gatty menggunakan pesawat Lockheed Vega untuk mencetak rekor penerbangan keliling dunia tercepat. Hanya berselang dua tajun, ia menjadi pria pertama yang terbang sendiri mengeilingi bumi dengan waktu tujuh hari, 18 jam dan 49 menit. Ia bahkan mencetak penghargaan lainnya dengan membantu mengembangkan baju yang tahan tekanan udara dan terbang dalam ketinggian yang lebih. Kariernya yang brilian berakhir Agustus 1935, ketika ia dan pelawak Will Rogers melakukan tur udara Alaska. Dalam penerbangan rutin, pesawat amfibi milik mereka mengalami kerusakan mesin dan terjun ke sungai yang menewaskan mereka berdua.

 disadur dengan pengubahan dari laman : 








Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon