Rabu, 15 Juni 2016

5 Fakta Menarik Tentang Nostradamus

Terlahir dengan nama Michel de Nostredame pada Desember 1503 di Saint-Remy-de-Provence, Perancis, Nostradamus termasuk salah satu peramal paling terkenal dalam sejarah. Karya terbaiknya “Les Propheties” (Ramalan-Ramalan), berisi ramalan-ramalan yang tersusun dari sajak puisi empat baris yang disusun ke dalam  sejumlah 100 quatrains yang diketahui sebagai “Abad.” Terinspirasi dari gaya bahasa Yunani, Latin dan Provençal abad  XVI, karya ini menjadi semacam prediksi yang dibenarkan isinya oleh para penggemarnya—mulai dari kematian  Raja Henry II dari Perancis dalam  kecelakaan berkuda tahun 1559 hingga serangan 11 September 2001—setelah peristiwa-peristiwa penting tersebut benar-benar terjadi. Telusuri lima fakta menarik mengenai peramal yang kehidupannya belum sepenuhnya terungkap.

Nostradamus Dikeluarkan dari Sekolah Kedokteran

glassdoor.com


Nostradamus belajar di Universitas Avignon tahun 1519 pada usia 15 tahun, namun ia terpaksa keluar setahun berikutnya ketika kota tersebut diserang oleh bencana yang mengakibatkan universitas tersebut ditutup. Ia kemudian menghabiskan delapan  tahun berkelana ke penjuru Perancis, Italia dan Spanyol meneliti tanaman herbal disaat ia juga bekerja sebagai apoteker dan membantu orang yang terkena bencana alam. Tahun 1529, ia masuk ke Universitas Montpellier (salah satu lembaga kesehatan tertua yang masih beroperasi hingga kini) namun  ia juga dikeluarkan setelah pihak universitas mengetahui dirinya telah bekerja sebagai apoteker—pekerjaan rendahan bagi dokter dan juga dilarang oleh peraturan universitas (hingga tahun 1572 sebelum didirikan fakultas Apoteker). Ada perdebatan yang masih berlanjut hingga kini tentang apakah ia nantinya kembali untuk menyelesaikan pendidikannya atau  tidak meskipun tidak ada bukti yang membuktikannya. Bahkan, dokumen  dikeluarkannya Nostradamus yang ditandatangani Guillaume Rondelet masih tersimpan di perpustakaan.

Selain Buku Ramalan, Nostradamus Juga Membuat Buku Masak

bonappetit.com


Salah satu karya awal Nostradamus berjudul “Treatise on Cosmetics and Conserves.” Selain berisi petunjuk bagaimana membuat pewarna rambut pirang, obat pencahar, pasta gigi (berbahan tulang sotong dan  kulit kerang laut) dan “pil mawar” untuk menghilangkan plak gigi, buku ini juga berisi resep memasak marzipan, permen jeruk, selai jeruk, ceri, pir dan jelly quince dan berbagai makanan lain.

Prediksinya Berdasarkan Peristiwa Masa Lalu

bookriot.com


Meskipun anggapan bahwa dirinya adalah peramal yang dengan akurat bisa memprediksi masa depan telah ada sejak abad ke-16, para peneliti saat ini percaya bahwa ia tidak benar-benar bisa melihat masa depan, namun lebih seperti kemampuan untuk memptoyeksikan masa lalu ke dalam masa depan. Menurut Peter Lemesurier, ahli bahasa universitas Cambridge yang telah menulis banyak buku tentang tokoh unik, Nostradamus bukanlah peramal, namun ia percaya bahwa sejarah memiliki siklus memutar. Dengan teknik yang disebut bibliomancy, ia menggunakan formulasi yang sedemikian rupa untuk memprediksi masa depan. Salah satu sumber utama yaitu karyanya yang berjudul “The Prophecies”, adalah bagian  “Mirabilis liber” terbitan 1522, yakni sebuah kumpulan ramalan yang terkenal.

Kemampuan Meramalnya Banyak Diragukan

businessinsider.com


Setelah edisi pertama “The Prophecies” terbit tahun 1555, Nostradamus telah mulai mendapat perhatian dari lingkungannya. Buku ysng berisi ramalan cuaca sangat berguna bagi para petani dan karenanya ia mendapatkan perhatian ratu Perancis, Catherine de’ Medici, mengundang Nostradamus untuk menjelaskan ramalan horoskop bagi anak-anaknya. Namun, tidak semua perhatian yang ia dapatkan positif. Ahli astrologi sering mengkritik dirinya karena penggunaan metodologi yang tidak memiliki landasan kuat dan kegagalannya meramal waktu dan tempat kelahiran kliennya. Laurens Videl membuat pamphlet tahun 1558 yang berjudul “ Deklarasi kesalahan, kebodohan dan kesalahan Michel Nostradamus” yang menjadi penentang Nostradamus karena kesalahan prediksi dan keilmuannya yang diragukan.

Ramalan Nostradamus Digunakan Sebagai Propaganda dalam Perang Dunia  II.

zvab.com


Tidak lama setelah  Jerman menduduki Polandia tahun 1939, Magda Goebbels, istri kepala propaganda Hitler, mengutip isi buku “Mysterien von Sonne und Seele” (Misteri Matahari dan  Jiwa) yang berisi ramalan Nostradamus tentang krisis yang akan  melanda Inggris dan Polandia tahun 1939. Setelah memberitahu hal tersebut kepada suaminya, Joseph Goebbels memerintahkan pembuatan dan distribusi brosure yang diharapkan memengaruhi Negara-negara netral bahwa kemenangan Nazi tidak dapat dibendung karena hal tersebut sudah diramalkan Nostradamus berabad-abad sebelumnya. Pasukan Sekutu membalas dengan serangan psiklogis berupa patrol di wilayah taklukan Jerman sebagai bukti Nostradamus telah benar-benar meramal kekalahan  Jerman. Untuk meningkatkan semangat tentara Amerika, MGM juga membuat serial film pendek tentang peramal terkenal.
disadur dengan pengubahan dari laman

http://www.history.com/news/history-lists/5-things-you-may-not-know-about-nostradamus

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon