Selasa, 17 Mei 2016

Seberapa Pengaruhkah PTN dalam Kesuksesan Seseorang?

Tags
Loading...

source: liputan6.com

Banyak siswa-siswi galau tidak keterima di PTN. Mereka mengalami kekecewaan yang sangat besar, membawa diri mereka dalam lingkaran kesedihan bahkan tidak jarang mereka depresi. Saya bisa mengerti kekecewaan tidak diterima di PTN. Pasti sangat menyakitkan impian kita tidak tercapai dan tidak sesuai rencana yang kita telah buat. Saya juga sering mengalami hal tersebut.
Tapi hidup mesti berjalan, tidak ada waktu untuk menangisi kegagalan, sebab semua orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam apa pun. Tulisan ini memang bersifat subjektif dari sudut pandang penulis, penulis hanya berusaha memberikan pandangannya dalam tulisan sederhana ini.

Sering sekali saya temui banyak anak yang depresi karena tidak diterima di PTN, baik dari jalur undangan, SBMPTN, ataupun jalur mandiri. Depresi itu terkadang bersifat akut dan berat, sehingga membuat orang tua begitu khawatir. Akhirnya orang tua berusaha menyembuhkan trauma yang dialami anaknya dengan berbagai macam cara. Yah ada pandangan yang seolah-olah menjadikan PTN adalah satu-satunya jalan menuju kesuksesan. PTN begitu didamba-dambakan oleh setiap orang tua siswa siswi SMA, bahkan tak jarang orang tua mengeluarkan uang puluhan juta untuk bimbel jaminan masuk PTN favorit macam UI, UGM, dan ITB. PTN dipandang juga sebagai status sosial dalam masyarakat. Semakin bergengsi PTN yang dimasukin maka semakin tinggi status sosialnya juga. Seringkali ada stigma yang melekat bahwasannya jika kuliah di PTN terkenal adalah jaminan kesuksesan pekerjaan yang akan datang. ada juga stigma yang mengatakan bahwasannya kuliah di PTN memudahkan seseorang menjadi PNS dilingkaran pusat atau pun daerah. Jika anda berkuliah ditempat terkenal hanya ingin status sosial dan pekerjaan yang bergengsi diperusahaan bergengsi pula,  lebih baik anda buang almamater anda sekarang.  Yah saya sering menganggap mimpi anak Indonesia itu simpel, mereka menggebu-gebu sekali menjadi PNS. bagi mereka menjadi PNS itu enak, kerja dalam ruangan, bekerja dalam pola teratur, dan mendapatkan banyak tunggangan. Mental ini sudah diwarisi sejak era kolonial Belanda. sebagian besar para pribumi yang terdidik menginginkan bekerja dalam pemerintahan Hindia Belanda, yang hidupnya lebih terjamin. mental ini akhirnya diwarisi ke anak cucu mereka sampai saat ini. mereka hanya berusaha mencari aman tidak mau ambil reksiko dalam hal apapun. salah satu untuk memudahkan menjadi PNS ini adalah dengan memasuki PTN.

Terkadang saya membenci stigmatisasi yang terjadi dalam masyarakat kita, yang mengangap bahwasannya anak-anak yang masuk PTS itu orang bodoh. Mereka tidak lebih dari buangan yang tidak diterima di PTN. Ketika mereka melihat anak-anak PTN, mereka menganggap anak-anak PTN adalah orang-orang pintar. padahal tidak semua yang berkuliah di PTN itu pintar-pintar. bahkan ditempat saya sendiri ada juga yang bodoh. lagipula kepintaran ataupun kecerdasan itu sesuatu yang relatif, mau diukur dari mana kepintaran itu. Saya selalu yakin bahwasannya setiap anak itu punya kelebihan dan kekurangan dalam dirinya. Setiap anak diangurahi kecerdasan yang berbeda-beda dalam dirinya. Banyak yang mengganggap bahwasannya kuliah di PTN terutama yang terkenal akan membuat anda mudah mendapatkan pekerjaan yang enak. Namun kenyataanya tidak demikian, seringkali kondisinya kontras tidak sesuai yang dibayangkan. Semua itu kembali kepada individu masing-masing. bagi saya sendiri PTN itu salah satu instrumen saja yang memudahkan dan membuka peluang, tetapi yang memainkan peran tetaplah diri kita sendiri.

Kesuksesan adalah sesuatu yang relatif, tergantung anda mau seperti apa kesuksesan itu? apakah kesuksesan dalam karir, cinta, ataupun harta. Yah jika anda ingin kaya seharusnya jalan yang anda tempuh adalah menjadi pengusaha, bukan menjadi seorang pekerja. PTN bagi saya sendiri adalah salah satu jalan menuju kesuksesan itu, sebab kesuksesan seseorang itu bukan hanya memakai satu cara, tetapi memakai banyak cara dalam mencapai kesuksesannya. Dunia ini berisi beranekaragam manusia, jika anda hanya melihat dalam kampus anda saja dan aktif dalam kampus anda saja maka anda sulit berkembang. ini sering saya temui pada kenalan saya dilingkungan kampus saya. Dunia berkembang dinamis dan berkembang pesat, jadi anda harus sering melihat keluar. bisa jadi anda lulusan komputer malah dikalahkan seorang yang otodidak secara kemampuan unggul mutlak, dan ini sering terjadi.  Lantas apa yang membuat orang sukses dalam banyak hal. Kunci kesuksesan itu sebenarnya ada dalam diri anda sendiri. Kunci utama orang-orang hebat didunia ini adalah "disiplin". disiplin merupakan sikap yang dimiliki oleh para orang hebat, apa anda pikir Albert Einstein kecerdasannya turun dari langit?Einstein mendapatkan kecerdasannya dalam kedisiplinan kuat dalam belajar. Setelah itu kunci kesuksesannya adalah "Integritas diri" Maksudnya adalah nilai pribadi anda. apakah anda pribadi yang bisa dipercaya? Apakah anda pribadi yang bisa menjalankan tugas dengan baik dan cekatan? Apakah bisa menjadi seorang pemimpin? Sekalipun anda dari tempat pendidika yang tidak terkenal mempunyai sifat disiplin dan punya integritas, maka percayalah kesuksesan akan menghampiri anda. Sekalipun anda ditempat terkenal namun tidak punya keduanya, maka jangan harap anda bisa mencapai kesuksesan.  Yang terpenting bagi anda adalah anda tetap belajar, tidak peduli dimanapun itu, anda tetap harus belajar. Belajar tidak mengenal usia dan tempat. Banyak orang-orang hebat yang tidak bisa mengeyam pendidikan formal bisa menjadi pribadi yang hebat bahkan merubah dunia. Anda yang mengeyam pendidikan formal seharusnya bisa melebihi mereka.  Anda yang berada di PTS jangan malu, anda mempunyai peluang kesuksesan yang sama dengan orang yang ada di PTN.

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon